Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) vs Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON)

Matahari Putra Prima Tbk.Trading
Wijaya Karya Beton Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Matahari Putra Prima Tbk. dan Wijaya Karya Beton Tbk.: Matahari Putra Prima Tbk. diperdagangkan di Rp46 (kapitalisasi pasar 1,59 T, volume 24 jam 8,29 jt), sedangkan Wijaya Karya Beton Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 644,94 M, volume 24 jam 1,13 jt). Perbedaan utamanya: Matahari Putra Prima Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Wijaya Karya Beton Tbk., dan Matahari Putra Prima Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,29 jt vs 1,13 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MPPAWTON
Kapitalisasi Pasar
1,59 T644,94 M
Volume
8,29 jt1,13 jt
Lot
82,93 rb11,32 rb
Perputaran
388,6 jt82,92 jt
Harga Rata-rata
46,8673,25
Nilai Transaksi
388,6 jt82,92 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4674
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,01 rb2

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MPPA
Lihat detail
WTON
Lihat detail

Tentang Matahari Putra Prima Tbk.

PT. Matahari Putra Prima Tbk was established on March 11, 1986. The company’s head office is located at Menara Matahari – Lippo Karawaci. As of December 31, 2000, the company and a subsidiary ( PT Matahari Super Ekonomi ) operate all of the 77 stores known as Matahari Department Store, Galeria Matahari, Mega M, Super Ekonomi and Super Bazaar located in Jakarta and other cities in Indonesia.

Selengkapnya di halaman MPPA

Tentang Wijaya Karya Beton Tbk.

PT. Wijaya Karya Beton (the Company), to hereafter with Wika Beton, was esthablished in Jakarta with the deed of a limited liability company PT Wijaya Karya Beton No 44 dated March 11, 1997 (Act No 44), made in the presence of Achmad Bajuri, SH, as successor of the Imas Fatimah, SH, notary in Jakarta PT Wijaya Karya Beton operational activities started since March 11, 1997

Selengkapnya di halaman WTON