Perbedaan Metaplex dan Theta Network: Metaplex diperdagangkan di Rp426,61 (kapitalisasi pasar Rp205,01M, volume 24 jam Rp18,04M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.386 (kapitalisasi pasar Rp2,39T, volume 24 jam Rp53,1M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 11,7× kapitalisasi pasar Metaplex, dan suplai beredar Metaplex 477M / 1B MPLX (48%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Metaplex selama 15 Hari dan Theta Network selama 76 Hari.
| MPLX | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp205,01M | Rp2,39T |
Volume (24h) | Rp18,04M | Rp53,1M |
Suplai yang Beredar | 477M / 1B MPLX (48%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →