Perbedaan Metaplex dan Slash Vision Labs: Metaplex diperdagangkan di Rp423,79 (kapitalisasi pasar Rp202,34M, volume 24 jam Rp16,87M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp58,93 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,31M). Perbedaan utamanya: suplai Metaplex dibatasi (477M / 1B MPLX (48%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Metaplex lebih aktif diperdagangkan (Rp16,87M vs Rp2,31M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Metaplex selama 15 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| MPLX | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp202,34M | -- |
Volume (24h) | Rp16,87M | Rp2,31M |
Suplai yang Beredar | 477M / 1B MPLX (48%) | -- |
Typical Hold Time | 15 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →