Perbedaan Metaplex dan SubQuery Network: Metaplex diperdagangkan di Rp423,87 (kapitalisasi pasar Rp202,34M, volume 24 jam Rp16,87M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: Metaplex jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai Metaplex dibatasi (477M / 1B MPLX (48%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Metaplex selama 15 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| MPLX | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp202,34M | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp16,87M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 477M / 1B MPLX (48%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 15 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →