Perbedaan Metaplex dan Subsquid: Metaplex diperdagangkan di Rp522,24 (kapitalisasi pasar Rp263,93M, volume 24 jam Rp218,12M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp547,52 (kapitalisasi pasar Rp554,02M, volume 24 jam Rp71,76M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Metaplex, dan suplai beredar Metaplex 510M / 1B MPLX (51%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Metaplex selama 14 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| MPLX | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp263,93M | Rp554,02M |
Volume (24h) | Rp218,12M | Rp71,76M |
Suplai yang Beredar | 510M / 1B MPLX (51%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →