Perbedaan Metaplex dan MX Token: Metaplex diperdagangkan di Rp523,79 (kapitalisasi pasar Rp267,83M, volume 24 jam Rp216,88M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp30.139 (kapitalisasi pasar Rp2,76T, volume 24 jam Rp100,32M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Metaplex, dan suplai beredar Metaplex 510M / 1B MPLX (51%) dibanding 91,8M / 413,8M MX (23%) milik MX Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Metaplex selama 14 Hari dan MX Token selama 20 Hari.
| MPLX | MX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp267,83M | Rp2,76T |
Volume (24h) | Rp216,88M | Rp100,32M |
Suplai yang Beredar | 510M / 1B MPLX (51%) | 91,8M / 413,8M MX (23%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →