Perbedaan Morpho dan Walrus: Morpho diperdagangkan di Rp35.278 (kapitalisasi pasar Rp18,2T, volume 24 jam Rp191,78M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp377,55 (kapitalisasi pasar Rp947,31M, volume 24 jam Rp114,25M). Perbedaan utamanya: Morpho jauh lebih besar — sekitar 19,2× kapitalisasi pasar Walrus, dan suplai beredar Morpho 516,6M / 1B MORPHO (52%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Morpho selama 16 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| MORPHO | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp18,2T | Rp947,31M |
Volume (24h) | Rp191,78M | Rp114,25M |
Suplai yang Beredar | 516,6M / 1B MORPHO (52%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →