Perbedaan Morpho dan Tellor: Morpho diperdagangkan di Rp35.349 (kapitalisasi pasar Rp18,19T, volume 24 jam Rp192,4M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp243.528 (kapitalisasi pasar Rp673,81M, volume 24 jam Rp1,18T). Perbedaan utamanya: Morpho jauh lebih besar — sekitar 27× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai Morpho dibatasi (516,6M / 1B MORPHO (52%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Morpho selama 16 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| MORPHO | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp18,19T | Rp673,81M |
Volume (24h) | Rp192,4M | Rp1,18T |
Suplai yang Beredar | 516,6M / 1B MORPHO (52%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 16 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →