Perbedaan Morpho dan SuperVerse: Morpho diperdagangkan di Rp35.326 (kapitalisasi pasar Rp18,28T, volume 24 jam Rp194,74M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.525 (kapitalisasi pasar Rp971,43M, volume 24 jam Rp49,98M). Perbedaan utamanya: Morpho jauh lebih besar — sekitar 18,8× kapitalisasi pasar SuperVerse, dan suplai beredar Morpho 516,6M / 1B MORPHO (52%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Morpho selama 16 Hari dan SuperVerse selama 28 Hari.
| MORPHO | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp18,28T | Rp971,43M |
Volume (24h) | Rp194,74M | Rp49,98M |
Suplai yang Beredar | 516,6M / 1B MORPHO (52%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →