Perbedaan Morpho dan Raydium: Morpho diperdagangkan di Rp35.361 (kapitalisasi pasar Rp18,28T, volume 24 jam Rp208,36M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.419 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp116,55M). Perbedaan utamanya: Morpho jauh lebih besar — sekitar 6× kapitalisasi pasar Raydium, dan suplai beredar Morpho 516,6M / 1B MORPHO (52%) dibanding 269,5M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Morpho selama 16 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| MORPHO | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp18,28T | Rp3,05T |
Volume (24h) | Rp208,36M | Rp116,55M |
Suplai yang Beredar | 516,6M / 1B MORPHO (52%) | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →