Perbedaan Morpho dan Osmosis: Morpho diperdagangkan di Rp37.290 (kapitalisasi pasar Rp19,22T, volume 24 jam Rp338,89M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp613,97 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M). Perbedaan utamanya: Morpho jauh lebih besar — sekitar 40,1× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai beredar Morpho 516,3M / 1B MORPHO (52%) dibanding 781M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Morpho selama 15 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| MORPHO | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,22T | Rp479,53M |
Volume (24h) | Rp338,89M | Rp44,61M |
Suplai yang Beredar | 516,3M / 1B MORPHO (52%) | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →