Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) vs Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA)

Mora Telematika Indonesia Tbk.Trading
Sumber Tani Agung Resources TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mora Telematika Indonesia Tbk. dan Sumber Tani Agung Resources Tbk: Mora Telematika Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp6.450 (kapitalisasi pasar 310,53 T, volume 24 jam 110,4 rb), sedangkan Sumber Tani Agung Resources Tbk diperdagangkan di Rp1.015 (kapitalisasi pasar 11,01 T, volume 24 jam 3,22 jt). Perbedaan utamanya: Mora Telematika Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 28,2× kapitalisasi pasar Sumber Tani Agung Resources Tbk, dan Sumber Tani Agung Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,22 jt vs 110,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MORASTAA
Kapitalisasi Pasar
310,53 T11,01 T
Volume
110,4 rb3,22 jt
Lot
1,1 rb32,17 rb
Perputaran
712,97 jt3,25 M
Harga Rata-rata
6.458,081.009,78
Nilai Transaksi
712,97 jt3,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.4501.015
Volume Ekuilibrium Indikatif
1172

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MORA
Lihat detail
STAA
Lihat detail

Tentang Mora Telematika Indonesia Tbk.

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (the Company) was established based on the Notarial Deed No. 30 dated August 8, 2000 of Daniel Parganda Marpaung, S.H., a public notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2001. PT Candrakarya Multikreasi is the parent company. Ir. Galumbang Menak and Farida Bau are the ultimate shareholders of the Company and its subsidiaries (herein after referred to as the Group). The Group is incorporated in Indonesia and conduct its operations in Indonesia and Singapore.

Selengkapnya di halaman MORA

Tentang Sumber Tani Agung Resources Tbk

PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (the Company) (formerly PT Sinarlika Portibijaya Plantation) was established on July 31, 1993 based on the Notarial Deed No. 189 of Reny Helena Hutagalung, S.H., Notary in Medan. The Company has operated its palm oil processing factory since May 2010.

Selengkapnya di halaman STAA