Perbedaan Moca Network dan Walrus: Moca Network diperdagangkan di Rp156,85 (kapitalisasi pasar Rp661,96M, volume 24 jam Rp71,08M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp560,65 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp65,14M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Moca Network, dan suplai beredar Moca Network 4,2B / 8,9B MOCA (48%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Moca Network selama 20 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| MOCA | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp661,96M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp71,08M | Rp65,14M |
Suplai yang Beredar | 4,2B / 8,9B MOCA (48%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Moca Network mengembangkan infrastruktur identitas digital yang chain-agnostic untuk internet terbuka, memungkinkan pengguna memiliki satu akun universal untuk aset, identitas, dan reputasi mereka di berbagai ekosistem. Dengan akses langsung ke lebih dari 540 perusahaan melalui Animoca Brands, Moca Network dapat menjangkau lebih dari 700 juta pengguna potensial.
Selengkapnya di halaman MOCA →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →