Perbedaan Mantle dan Tellor: Mantle diperdagangkan di Rp7.710 (kapitalisasi pasar Rp25,45T, volume 24 jam Rp564,33M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp748,34M, volume 24 jam Rp121,44M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 34× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai Mantle dibatasi (3,3B / 6,2B MNT (54%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle selama 25 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| MNT | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp25,45T | Rp748,34M |
Volume (24h) | Rp564,33M | Rp121,44M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 6,2B MNT (54%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 25 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →