Perbedaan Mantle dan Somnia: Mantle diperdagangkan di Rp7.984 (kapitalisasi pasar Rp26,38T, volume 24 jam Rp422,37M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.594 (kapitalisasi pasar Rp387,09M, volume 24 jam Rp39,79M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 68,1× kapitalisasi pasar Somnia, dan suplai beredar Mantle 3,3B / 6,2B MNT (54%) dibanding 243,2M / 1B SOMI (25%) milik Somnia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle selama 26 Hari dan Somnia selama 33 Hari.
| MNT | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp26,38T | Rp387,09M |
Volume (24h) | Rp422,37M | Rp39,79M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 6,2B MNT (54%) | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →