Perbedaan Mantle dan Port3 Network: Mantle diperdagangkan di Rp8.011 (kapitalisasi pasar Rp26,46T, volume 24 jam Rp429,62M), sedangkan Port3 Network diperdagangkan di Rp23,63 (kapitalisasi pasar Rp15,67M, volume 24 jam Rp28,22M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 1688,6× kapitalisasi pasar Port3 Network, dan suplai beredar Mantle 3,3B / 6,2B MNT (54%) dibanding 692,9M / 1B PORT3 (70%) milik Port3 Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle selama 26 Hari dan Port3 Network selama 10 Hari.
| MNT | PORT3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp26,46T | Rp15,67M |
Volume (24h) | Rp429,62M | Rp28,22M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 6,2B MNT (54%) | 692,9M / 1B PORT3 (70%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →Port3 Network adalah platform Web3 serbaguna yang berfokus pada input dan output data sosial. Platform ini menggabungkan berbagai komponen dan inisiatif untuk mentransformasi jaringan data terdesentralisasi. Inti dari Port3 Network adalah penggunaan AI untuk mengindeks dan menstandarkan data, membangun AI Data Layer yang kuat sebagai fondasi aplikasi Web3. Jaringan data AI terdesentralisasi ini mengumpulkan dan menstandarkan informasi untuk layanan AI dan strategi cerdas, menjadikannya bagian penting bagi proyek-proyek berbasis blockchain.
Selengkapnya di halaman PORT3 →