Perbedaan Mantle dan Peanut the Squirrel: Mantle diperdagangkan di Rp7.714 (kapitalisasi pasar Rp25,45T, volume 24 jam Rp564,33M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp780,17 (kapitalisasi pasar Rp778,93M, volume 24 jam Rp109,76M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 32,7× kapitalisasi pasar Peanut the Squirrel, dan suplai Mantle dibatasi (3,3B / 6,2B MNT (54%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle selama 25 Hari dan Peanut the Squirrel selama 41 Hari.
| MNT | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp25,45T | Rp778,93M |
Volume (24h) | Rp564,33M | Rp109,76M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 6,2B MNT (54%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 25 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →