Perbedaan Mantle dan Phala Network: Mantle diperdagangkan di Rp8.276 (kapitalisasi pasar Rp27,19T, volume 24 jam Rp549,82M), sedangkan Phala Network diperdagangkan di Rp394,73 (kapitalisasi pasar Rp331,8M, volume 24 jam Rp101,28M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 81,9× kapitalisasi pasar Phala Network, dan suplai Mantle dibatasi (3,3B / 6,2B MNT (54%)), sedangkan Phala Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle selama 26 Hari dan Phala Network selama 31 Hari.
| MNT | PHA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp27,19T | Rp331,8M |
Volume (24h) | Rp549,82M | Rp101,28M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 6,2B MNT (54%) | 840,5M PHA |
Typical Hold Time | 26 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →Phala Network adalah Layer Eksekusi untuk Web3 AI, memungkinkan AI berinteraksi dengan blockchain dan membuat Web3 dapat diakses oleh miliaran orang. Sistem multi-buktinya memungkinkan Anda untuk membangun AI Agent yang aman dan terintegrasi dengan smart contract menggunakan bahasa alami dan bahasa pemrograman. Agen-agen ini dapat terhubung lintas chain dan menciptakan ekonomi token yang menguntungkan. Phala Network menyederhanakan interaksi AI dengan blockchain, mendorong adopsi Web3.
Selengkapnya di halaman PHA →