Perbedaan Mantle dan Osmosis: Mantle diperdagangkan di Rp7.712 (kapitalisasi pasar Rp25,45T, volume 24 jam Rp564,33M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp617,55 (kapitalisasi pasar Rp481,2M, volume 24 jam Rp43,75M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 52,9× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai beredar Mantle 3,3B / 6,2B MNT (54%) dibanding 781M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle selama 25 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| MNT | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp25,45T | Rp481,2M |
Volume (24h) | Rp564,33M | Rp43,75M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 6,2B MNT (54%) | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →