Perbedaan Mantle dan Morpho: Mantle diperdagangkan di Rp8.224 (kapitalisasi pasar Rp27,16T, volume 24 jam Rp565,38M), sedangkan Morpho diperdagangkan di Rp35.290 (kapitalisasi pasar Rp18,19T, volume 24 jam Rp192,4M). Perbedaan utamanya: Mantle lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Mantle 3,3B / 6,2B MNT (54%) dibanding 516,6M / 1B MORPHO (52%) milik Morpho. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle selama 26 Hari dan Morpho selama 16 Hari.
| MNT | MORPHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp27,16T | Rp18,19T |
Volume (24h) | Rp565,38M | Rp192,4M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 6,2B MNT (54%) | 516,6M / 1B MORPHO (52%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →