Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mulia Industrindo Tbk (MLIA) vs Multi Spunindo Jaya Tbk. (MSJA)

Mulia Industrindo TbkTrading
Multi Spunindo Jaya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mulia Industrindo Tbk dan Multi Spunindo Jaya Tbk.: Mulia Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp240 (kapitalisasi pasar 1,59 T, volume 24 jam 23,4 rb), sedangkan Multi Spunindo Jaya Tbk. diperdagangkan di Rp408 (kapitalisasi pasar 2,4 T, volume 24 jam 10,59 jt). Perbedaan utamanya: Multi Spunindo Jaya Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Multi Spunindo Jaya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,59 jt vs 23,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MLIAMSJA
Kapitalisasi Pasar
1,59 T2,4 T
Volume
23,4 rb10,59 jt
Lot
234105,89 rb
Perputaran
5,6 jt4,29 M
Harga Rata-rata
239,28405,26
Nilai Transaksi
5,6 jt4,29 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
240408
Volume Ekuilibrium Indikatif
113,5 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MLIA
Lihat detail
MSJA
Lihat detail

Tentang Mulia Industrindo Tbk

PT Mulia Industrindo Tbk (the company) was established based on Deed No. 15 dated November 5, 1986 of Liliani Handajawati Tamzil S.H., notary in Jakarta, as amended by deed No. 7 dated May 6, 1987 of the same notary.. The company's articles of association have been amended several times, most recently on January 21, 1997 regarding the change of the Company's name and par value per share. The company is one of the companies of the Mulia Group. The company started its commercial operations in 1990.

Selengkapnya di halaman MLIA

Tentang Multi Spunindo Jaya Tbk.

PT Multi Spunindo Jaya Tbk (the Company), was established based on Notarial Deed of WahyudiSuyanto, S.H., No. 102 dated March 7, 1997. The Company started its commercial operation in 1999. The Company’s immediate parent company is PT Maju Selaras Jayamerta and the ultimate controlling shareholder of the Company is Sasongko Basuki.

Selengkapnya di halaman MSJA