Perbedaan Mitosis dan USDS: Mitosis diperdagangkan di Rp387,95 (kapitalisasi pasar Rp69,98M, volume 24 jam Rp65,86M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,38T, volume 24 jam Rp3,26T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 2591,9× kapitalisasi pasar Mitosis, dan suplai Mitosis dibatasi (181,3M / 1B MITO (19%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mitosis selama 19 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| MITO | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp69,98M | Rp181,38T |
Volume (24h) | Rp65,86M | Rp3,26T |
Suplai yang Beredar | 181,3M / 1B MITO (19%) | 10B USDS |
Typical Hold Time | 19 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →