Perbedaan Mitosis dan Taiko: Mitosis diperdagangkan di Rp454,29 (kapitalisasi pasar Rp81,85M, volume 24 jam Rp73,88M), sedangkan Taiko diperdagangkan di Rp1.238 (kapitalisasi pasar Rp251,4M, volume 24 jam Rp35,72M). Perbedaan utamanya: Taiko jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Mitosis, dan suplai beredar Mitosis 181,3M / 1B MITO (19%) dibanding 202,9M / 1B TAIKO (21%) milik Taiko. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mitosis selama 20 Hari dan Taiko selama 8 Hari.
| MITO | TAIKO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp81,85M | Rp251,4M |
Volume (24h) | Rp73,88M | Rp35,72M |
Suplai yang Beredar | 181,3M / 1B MITO (19%) | 202,9M / 1B TAIKO (21%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →Taiko adalah ZK-Rollup setara Ethereum yang sepenuhnya open-source dan permissionless, dirancang untuk men-scalekan Ethereum secara native. Platform ini menawarkan pengalaman serupa Ethereum sambil menjaga desentralisasi penuh—siapa pun dapat menjalankan node, proposer, atau prover Taiko tanpa kontrol terpusat. Taiko memanfaatkan Ethereum block builders untuk menyusun blok dan transaksi, mendesentralisasi set sequencer sekaligus mewarisi keamanan dan jaminan liveness dari layer dasar. Jaringan ini mendukung lebih dari 100 proyek di berbagai sektor, termasuk DeFi, Gaming, media sosial, infrastruktur, dan tooling.
Selengkapnya di halaman TAIKO →