Perbedaan Mitosis dan Swell Network: Mitosis diperdagangkan di Rp449,55 (kapitalisasi pasar Rp81,64M, volume 24 jam Rp75,67M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,08 (kapitalisasi pasar Rp57,4M, volume 24 jam Rp23,78M). Perbedaan utamanya: Mitosis lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Mitosis 181,3M / 1B MITO (19%) dibanding 5,2B / 10B SWELL (52%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mitosis selama 20 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| MITO | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp81,64M | Rp57,4M |
Volume (24h) | Rp75,67M | Rp23,78M |
Suplai yang Beredar | 181,3M / 1B MITO (19%) | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →