Perbedaan Mitosis dan ssv.network: Mitosis diperdagangkan di Rp387,71 (kapitalisasi pasar Rp69,98M, volume 24 jam Rp65,86M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.785 (kapitalisasi pasar Rp586,82M, volume 24 jam Rp110,71M). Perbedaan utamanya: ssv.network jauh lebih besar — sekitar 8,4× kapitalisasi pasar Mitosis, dan suplai Mitosis dibatasi (181,3M / 1B MITO (19%)), sedangkan ssv.network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mitosis selama 19 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| MITO | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp69,98M | Rp586,82M |
Volume (24h) | Rp65,86M | Rp110,71M |
Suplai yang Beredar | 181,3M / 1B MITO (19%) | 16M SSV |
Typical Hold Time | 19 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →