Perbedaan Mitosis dan BENQI: Mitosis diperdagangkan di Rp387,13 (kapitalisasi pasar Rp69,98M, volume 24 jam Rp65,86M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,41 (kapitalisasi pasar Rp146,64M, volume 24 jam Rp26,58M). Perbedaan utamanya: BENQI jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Mitosis, dan suplai beredar Mitosis 181,3M / 1B MITO (19%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mitosis selama 19 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| MITO | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp69,98M | Rp146,64M |
Volume (24h) | Rp65,86M | Rp26,58M |
Suplai yang Beredar | 181,3M / 1B MITO (19%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →