Perbedaan Mitosis dan Ordinals: Mitosis diperdagangkan di Rp451,15 (kapitalisasi pasar Rp81,85M, volume 24 jam Rp73,88M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.318 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp167,87M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 16,1× kapitalisasi pasar Mitosis, dan suplai beredar Mitosis 181,3M / 1B MITO (19%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mitosis selama 20 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| MITO | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp81,85M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp73,88M | Rp167,87M |
Suplai yang Beredar | 181,3M / 1B MITO (19%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →