Perbedaan Mira dan Terra USD: Mira diperdagangkan di Rp684,09 (kapitalisasi pasar Rp219,1M, volume 24 jam Rp93,42M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp87,47 (kapitalisasi pasar Rp485,83M, volume 24 jam Rp24,16M). Perbedaan utamanya: Terra USD jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai beredar Mira 321,5M / 1B MIRA (33%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 22 Hari dan Terra USD selama 57 Hari.
| MIRA | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,1M | Rp485,83M |
Volume (24h) | Rp93,42M | Rp24,16M |
Suplai yang Beredar | 321,5M / 1B MIRA (33%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 57 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
Terra USD (USTC) saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp87,592 dan market cap Rp486,25 juta. Token ini berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual dominan berdasarkan moving averages, meskipun indikator osilator menunjukkan kondisi netral. Supply yang beredar mencapai 92% dari total maksimum 6,1 juta token dengan rata-rata hold time 57 hari.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko utama meliputi tekanan jual berkelanjutan dan sentimen pasar crypto yang masih rapuh. Investor perlu memantau ketat level support kritis di Rp82-86.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →