Perbedaan Mira dan Tellor: Mira diperdagangkan di Rp771,39 (kapitalisasi pasar Rp230,52M, volume 24 jam Rp76,32M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp277.570 (kapitalisasi pasar Rp762,17M, volume 24 jam Rp124,93M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai Mira dibatasi (298M / 1B MIRA (30%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 20 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| MIRA | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp230,52M | Rp762,17M |
Volume (24h) | Rp76,32M | Rp124,93M |
Suplai yang Beredar | 298M / 1B MIRA (30%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 20 Hari | 34 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MIRA saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp776,5 di zona support kritis. Market cap Rp231,07M mencerminkan proyek crypto skala kecil dengan supply terbatas 1 juta token. Sirkulasi hanya 30% dengan hold time 20 hari menunjukkan volatilitas tinggi. Moving averages memberikan sinyal jual kuat (12 vs 1 beli), sementara oscillators netral.
Outlook jangka pendek bearish dengan risiko turun ke support S3 Rp722. Peluang rebound dari oversold RSI_6 33,42, namun fundamental terbatas tanpa update protokol terkini. Risiko utama: likuiditas rendah, volatilitas ekstrem, dan ketergantungan pada sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
TRB saat ini diperdagangkan di Rp269.825 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token berada di dekat titik pivot Rp269.467 dengan support kuat di Rp248.097 dan resistance di Rp277.635. Hold time rata-rata 34 hari menunjukkan aktivitas holding yang moderat dalam ekosistem.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan peluang rebound dari level support. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas dengan market cap Rp750,08M. Investor perlu memantau pergerakan harga di sekitar level kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →