Perbedaan Mira dan Starknet: Mira diperdagangkan di Rp698,2 (kapitalisasi pasar Rp224,51M, volume 24 jam Rp102,44M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp407,13 (kapitalisasi pasar Rp2,77T, volume 24 jam Rp802,68M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 12,3× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai Mira dibatasi (321,5M / 1B MIRA (33%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 22 Hari dan Starknet selama 75 Hari.
| MIRA | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,51M | Rp2,77T |
Volume (24h) | Rp102,44M | Rp802,68M |
Suplai yang Beredar | 321,5M / 1B MIRA (33%) | 6,8B STRK |
Typical Hold Time | 22 Hari | 75 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
STRK saat ini diperdagangkan pada Rp408,89 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Token ini berada di zona support kritis dengan RSI_6 menunjukkan oversold di level 19,33. Market cap mencapai Rp2,78 triliun dengan supply terbatas 6,8 juta token. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual yang kuat, sementara kondisi oversold berpotensi memicu rebound teknis.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko mencakup tekanan jual berkelanjutan dan sentimen pasar kripto yang lemah. Investor harus memantau ketat level support Rp382-Rp400 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →