Perbedaan Mira dan Subsquid: Mira diperdagangkan di Rp700,06 (kapitalisasi pasar Rp224,75M, volume 24 jam Rp102,62M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp772,74 (kapitalisasi pasar Rp870,02M, volume 24 jam Rp41,53M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai beredar Mira 321,5M / 1B MIRA (33%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 22 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| MIRA | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,75M | Rp870,02M |
Volume (24h) | Rp102,62M | Rp41,53M |
Suplai yang Beredar | 321,5M / 1B MIRA (33%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
Subsquid menunjukkan momentum bullish dengan harga saat ini Rp791,45 dan market cap Rp895,59 juta. Token ini berada di zona overbought dengan RSI 77.78 (CoinGecko, 2024) namun didukung sinyal bullish dari moving averages. Supply yang beredar mencapai 84% dari total supply 1,3 juta SQD, menunjukkan distribusi token yang matang. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook jangka pendek positif dengan support kuat di Rp757 dan resistance di Rp808. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan kondisi overbought yang berpotensi koreksi. Peluang terletak pada momentum teknis bullish dan adopsi ekosistem yang berkembang, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →