Perbedaan Mira dan Sky: Mira diperdagangkan di Rp698,24 (kapitalisasi pasar Rp224,01M, volume 24 jam Rp102,95M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp932,11 (kapitalisasi pasar Rp21,79T, volume 24 jam Rp170,99M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 97,3× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai beredar Mira 321,5M / 1B MIRA (33%) dibanding 23,4B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 22 Hari dan Sky selama 15 Hari.
| MIRA | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,01M | Rp21,79T |
Volume (24h) | Rp102,95M | Rp170,99M |
Suplai yang Beredar | 321,5M / 1B MIRA (33%) | 23,4B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
Token SKY saat ini diperdagangkan pada Rp953,21 dengan kapitalisasi pasar Rp22,26 triliun, menunjukkan sirkulasi penuh 23,4 juta dari 23,5 juta token maksimum. Sinyal teknis bearish didominasi dengan 16 indikator jual vs 3 beli, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold di level 17,56 yang berpotensi rebound. Hold time rata-rata 15 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Support kunci berada di Rp923-941 sementara resistance di Rp959-976.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun kondisi oversold RSI memberikan peluang rebound teknis. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan bearish berkelanjutan. Investor perlu memantau pergerakan harga di sekitar level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →