Perbedaan Mira dan Request: Mira diperdagangkan di Rp724,03 (kapitalisasi pasar Rp233,28M, volume 24 jam Rp55,61M), sedangkan Request diperdagangkan di Rp907,78 (kapitalisasi pasar Rp723,87M, volume 24 jam Rp22,17M). Perbedaan utamanya: Request jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai Mira dibatasi (321,5M / 1B MIRA (33%)), sedangkan Request terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 22 Hari dan Request selama 38 Hari.
| MIRA | REQ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,28M | Rp723,87M |
Volume (24h) | Rp55,61M | Rp22,17M |
Suplai yang Beredar | 321,5M / 1B MIRA (33%) | 796,7M REQ |
Typical Hold Time | 22 Hari | 38 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MIRA saat ini diperdagangkan pada harga Rp712,73 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap mencapai Rp229,61 juta dengan supply yang beredar 33%. Harga berada dekat support S1 di Rp710, menunjukkan tekanan jual. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil mempertahankan support, namun investor perlu waspada terhadap rendahnya aktivitas jaringan dan ketergantungan pada sentimen pasar crypto secara luas.
Token Request saat ini diperdagangkan pada Rp905,46 dengan sinyal teknis bullish berdasarkan moving averages, didukung oleh ADX yang menunjukkan tren kuat. Posisi harga berada di dekat support S2 (Rp908) dengan resistensi utama di R1 (Rp945). Volume dan aktivitas perdagangan menunjukkan minat moderat dalam ekosistem pembayaran terdesentralisasi.
Outlook keseluruhan positif dengan peluang dari momentum teknis, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas crypto dan terbatasnya update fundamental terkini. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp725,95M) dan ketergantungan pada adopsi jaringan yang lebih luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →Token Request (REQ), diluncurkan pada tahun 2017, memastikan kinerja dan stabilitas jaringan Rquest. Jaringan Request itu sendiri adalah sistem pembayaran terdesentralisasi berbasis Ethereum di mana dan siapa pun dapat meminta pembayaran dan menerima uang melalui cara yang aman.
Selengkapnya di halaman REQ →