Perbedaan Mira dan Polymesh: Mira diperdagangkan di Rp685,73 (kapitalisasi pasar Rp219,1M, volume 24 jam Rp93,42M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp509,4 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai Mira dibatasi (321,5M / 1B MIRA (33%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 22 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| MIRA | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,1M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp93,42M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 321,5M / 1B MIRA (33%) | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 22 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
POLYX menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp524.38 dan market cap Rp699,51 juta. Moving averages mengindikasikan tekanan jual kuat (13 sinyal jual), namun oscillators memberikan sinyal bullish ringan. Aset ini berada di zona support kritis dengan level kunci S1=521 dan PP=527. Hold time rata-rata 20 hari menunjukkan aktivitas trading jangka pendek.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish. Peluang muncul dari RSI oversold yang menunjukkan potensi rebound teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari moving averages. Investor harus memantau ketat level support 521 IDR sebagai titik kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →