Perbedaan Mira dan Origin Protocol: Mira diperdagangkan di Rp774,81 (kapitalisasi pasar Rp230,09M, volume 24 jam Rp81,3M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp305,76 (kapitalisasi pasar Rp204,85M, volume 24 jam Rp139,1M). Perbedaan utamanya: Mira dan Origin Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Mira 298M / 1B MIRA (30%) dibanding 673,1M / 1,4B OGN (48%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mira selama 20 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| MIRA | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp230,09M | Rp204,85M |
Volume (24h) | Rp81,3M | Rp139,1M |
Suplai yang Beredar | 298M / 1B MIRA (30%) | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →