Perbedaan IOTA dan Unibase: IOTA diperdagangkan di Rp605,36 (kapitalisasi pasar Rp2,78T, volume 24 jam Rp107,85M), sedangkan Unibase diperdagangkan di Rp2.429 (kapitalisasi pasar Rp6,18T, volume 24 jam Rp110,01M). Perbedaan utamanya: Unibase jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar IOTA, dan suplai Unibase dibatasi (2,5B / 10B UB (25%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan Unibase selama 3 Hari.
| MIOTA | UB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,78T | Rp6,18T |
Volume (24h) | Rp107,85M | Rp110,01M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 2,5B / 10B UB (25%) |
Typical Hold Time | 49 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →Unibase adalah protokol infrastruktur AI terdesentralisasi yang memberikan AI agent memori persisten, interoperabilitas, dan kemampuan untuk berkembang secara mandiri. Protokol ini mengatasi keterbatasan stateless dan silo data melalui layer memori terdesentralisasi yang menggabungkan penyimpanan terverifikasi, komunikasi antar-agent, dan ketersediaan data berkecepatan tinggi. UB digunakan untuk biaya protokol, tata kelola, staking, serta reward berbasis kontribusi pengetahuan.
Selengkapnya di halaman UB →