Perbedaan IOTA dan Trust Wallet Token: IOTA diperdagangkan di Rp605,36 (kapitalisasi pasar Rp2,77T, volume 24 jam Rp106,97M), sedangkan Trust Wallet Token diperdagangkan di Rp7.234 (kapitalisasi pasar Rp3,11T, volume 24 jam Rp117,97M). Perbedaan utamanya: IOTA dan Trust Wallet Token berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Trust Wallet Token dibatasi (429,9M / 999,9M TWT (43%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan Trust Wallet Token selama 31 Hari.
| MIOTA | TWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,77T | Rp3,11T |
Volume (24h) | Rp106,97M | Rp117,97M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 429,9M / 999,9M TWT (43%) |
Typical Hold Time | 49 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →Aplikasi seluler Trust Wallet merupakan dompet kripto dengan berbagai mata uang yang memberikan pengguna akses ke berbagai aset digital dengan built-in DEX (bagi pengguna Android). Trust Wallet bergabung dalam ekosistem Binance pada tahun 2018 dan telah menjadi dompet kripto resmi dari Binance Smart Chain (BSC). Trust Wallet Token (TWT) adalah governance token serbaguna bawaan dari Trust Wallet dan tersedia dalam BEP-2 (Binance Chain) dan BEP-20 (Binance Smart Chain).
Selengkapnya di halaman TWT →