Perbedaan IOTA dan Toshi: IOTA diperdagangkan di Rp599,3 (kapitalisasi pasar Rp2,75T, volume 24 jam Rp107,02M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp1,78 (kapitalisasi pasar Rp749,8M, volume 24 jam Rp46,34M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Toshi, dan suplai Toshi dibatasi (420,7B / 420,7B TOSHI (100%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan Toshi selama 19 Hari.
| MIOTA | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,75T | Rp749,8M |
Volume (24h) | Rp107,02M | Rp46,34M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 49 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →