Perbedaan IOTA dan TAC Protocol: IOTA diperdagangkan di Rp603,57 (kapitalisasi pasar Rp2,76T, volume 24 jam Rp106,88M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,78 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 12,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai beredar IOTA 4,6B MIOTA dibanding 4,7B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| MIOTA | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,76T | Rp226,79M |
Volume (24h) | Rp106,88M | Rp25,27M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 49 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →