Perbedaan IOTA dan Synapse: IOTA diperdagangkan di Rp668,08 (kapitalisasi pasar Rp3,03T, volume 24 jam Rp119,53M), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp4.598 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp584,99M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Synapse, dan suplai Synapse dibatasi (236,5M / 250M SYN (95%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 48 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| MIOTA | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,03T | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp119,53M | Rp584,99M |
Suplai yang Beredar | 4,5B MIOTA | 236,5M / 250M SYN (95%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →