Perbedaan IOTA dan MyShell: IOTA diperdagangkan di Rp609,12 (kapitalisasi pasar Rp2,8T, volume 24 jam Rp121,43M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp355,46 (kapitalisasi pasar Rp144,72M, volume 24 jam Rp84,58M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 19,3× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| MIOTA | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,8T | Rp144,72M |
Volume (24h) | Rp121,43M | Rp84,58M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 49 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →