Perbedaan IOTA dan SuperRare: IOTA diperdagangkan di Rp603,57 (kapitalisasi pasar Rp2,77T, volume 24 jam Rp106,97M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp210,18 (kapitalisasi pasar Rp173,95M, volume 24 jam Rp253,56M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 15,9× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan SuperRare selama 32 Hari.
| MIOTA | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,77T | Rp173,95M |
Volume (24h) | Rp106,97M | Rp253,56M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 49 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →