Perbedaan IOTA dan Prom: IOTA diperdagangkan di Rp675,45 (kapitalisasi pasar Rp3,11T, volume 24 jam Rp128,99M), sedangkan Prom diperdagangkan di Rp23.352 (kapitalisasi pasar Rp430,5M, volume 24 jam Rp23,21M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Prom, dan suplai Prom dibatasi (18,3M / 19,3M PROM (95%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 48 Hari dan Prom selama 21 Hari.
| MIOTA | PROM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,11T | Rp430,5M |
Volume (24h) | Rp128,99M | Rp23,21M |
Suplai yang Beredar | 4,5B MIOTA | 18,3M / 19,3M PROM (95%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →Prom adalah marketplace & rental NFT gaming. Sepenuhnya terdesentralisasi, rahasia, dan aman, platform ini memenuhi kebutuhan para pemain, penggemar metaverse, pemilik NFT, guild, dan game. Singkatnya, proyek ini bertujuan untuk menetapkan masa depan yang baik untuk seluruh industri gaming.
Selengkapnya di halaman PROM →