Perbedaan IOTA dan Ontology Gas: IOTA diperdagangkan di Rp605,36 (kapitalisasi pasar Rp2,77T, volume 24 jam Rp106,97M), sedangkan Ontology Gas diperdagangkan di Rp760,28 (kapitalisasi pasar Rp361,97M, volume 24 jam Rp11,4M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 7,7× kapitalisasi pasar Ontology Gas, dan suplai Ontology Gas dibatasi (477,1M / 1B ONG (48%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan Ontology Gas selama 37 Hari.
| MIOTA | ONG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,77T | Rp361,97M |
Volume (24h) | Rp106,97M | Rp11,4M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 477,1M / 1B ONG (48%) |
Typical Hold Time | 49 Hari | 37 Hari |
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →Ontology adalah platform blockchain yang berfokus pada identitas digital dan data. Platform ini mendukung kolaborasi cross-chain dan skalabilitas layer 2, serta menawarkan protokol identitas terdesentralisasi dan berbagi data. Ontology menggunakan model token ganda, dengan ONT dan ONG sebagai token utilitas. ONT digunakan untuk staking, sedangkan ONG digunakan untuk transaksi di dalam chain.
Selengkapnya di halaman ONG →