Perbedaan Mina dan Telcoin: Mina diperdagangkan di Rp798,32 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp94,26M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp37,52 (kapitalisasi pasar Rp3,59T, volume 24 jam Rp19,13M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Mina, dan suplai Telcoin dibatasi (96,1B / 100B TEL (97%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 61 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| MINA | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,03T | Rp3,59T |
Volume (24h) | Rp94,26M | Rp19,13M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 61 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →