Perbedaan Mina dan SUPRA: Mina diperdagangkan di Rp807,85 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp81,79M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,77 (kapitalisasi pasar Rp123,31M, volume 24 jam Rp4,98M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 8,4× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai SUPRA dibatasi (32,5B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 61 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| MINA | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,03T | Rp123,31M |
Volume (24h) | Rp81,79M | Rp4,98M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 61 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
MINA saat ini diperdagangkan di Rp800,13 dengan sinyal teknis netral dan momentum bearish dari moving averages. Pivot point berada di Rp798 dengan resistance utama di Rp825 dan support di Rp783. RSI menunjukkan kondisi netral sementara ADX mengindikasikan tren yang kuat. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang breakout jika harga mampu menembus resistance Rp825. Risiko utama adalah volatilitas tinggi dan tekanan jual dari momentum bearish. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3,6929 dan kapitalisasi pasar Rp119,88 juta. Supply yang beredar baru 32,5 juta dari total 100 juta token, dengan rata-rata hold time 15 hari. Indikator teknis seperti moving averages menunjukan tekanan jual kuat, sementara osilator dalam kondisi netral.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas rendah dan minimnya perkembangan fundamental proyek terkini.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →