Perbedaan Mina dan MyShell: Mina diperdagangkan di Rp680,56 (kapitalisasi pasar Rp875,94M, volume 24 jam Rp60,94M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp350,1 (kapitalisasi pasar Rp142,88M, volume 24 jam Rp80,2M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 62 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| MINA | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp875,94M | Rp142,88M |
Volume (24h) | Rp60,94M | Rp80,2M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 62 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →