Perbedaan Mina dan Scallop: Mina diperdagangkan di Rp796,28 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp94,5M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp168,67 (kapitalisasi pasar Rp26,21M, volume 24 jam Rp8,07M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 38,9× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai Scallop dibatasi (163,5M / 250M SCA (66%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 61 Hari dan Scallop selama 13 Hari.
| MINA | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,02T | Rp26,21M |
Volume (24h) | Rp94,5M | Rp8,07M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 163,5M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 61 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →