Perbedaan Mina dan Rootstock Infrastructure Framework: Mina diperdagangkan di Rp712,6 (kapitalisasi pasar Rp917M, volume 24 jam Rp67,45M), sedangkan Rootstock Infrastructure Framework diperdagangkan di Rp1.246 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp142,01M). Perbedaan utamanya: Rootstock Infrastructure Framework lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Rootstock Infrastructure Framework dibatasi (1B / 1B RIF (100%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 62 Hari dan Rootstock Infrastructure Framework selama 12 Hari.
| MINA | RIF | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp917M | Rp1,24T |
Volume (24h) | Rp67,45M | Rp142,01M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 1B / 1B RIF (100%) |
Typical Hold Time | 62 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →RIF memungkinkan pemegangnya berpartisipasi dalam tata kelola RootsotckCollective, sebuah DAO yang mendukung dan memberi penghargaan kepada proyek yang dibangun di atas Bitcoin menggunakan Rootstock. RIF yang dipertaruhkan dalam DAO (stRIF) berfungsi sebagai token tata kelola, memberikan anggota hak untuk memperoleh hadiah dalam bentuk Bitcoin dan RIF. Inisiatif yang sedang berjalan mencakup program hibah terdesentralisasi dan CollectiveRewards.
Selengkapnya di halaman RIF →