Perbedaan Mina dan BENQI: Mina diperdagangkan di Rp796,28 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp94,5M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,4 (kapitalisasi pasar Rp148,75M, volume 24 jam Rp26,05M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai BENQI dibatasi (7,2B / 7,2B QI (100%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 61 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| MINA | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,02T | Rp148,75M |
Volume (24h) | Rp94,5M | Rp26,05M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 61 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →